Pencegahan Corona

Akan tetapi, poin paling penting selain semua hal yang harus diketahui dari fenomena ini adalah kesadaran yang harus ditingkatkan agar kita dan orang-orang di sekitar kita tidak menderita Covid-19 dengan mencegah penularannya dari diri kita sendiri. Pencegahan penularan virus corona menjadi respons terbaik dibanding membesarkan rasa ketakutan dan kepanikan yang berlebihan yang akhirnya membatasi diri sendiri untuk beraktivitas.

Penularan Covid-19 dapat melalui berbagai cara, seperti tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita Covid-19, memegang mata, mulut, atau hidung saat di luar rumah tanpa mencuci tangan terlebih dulu yang mungkin telah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita Covid-19, dan kontak jarak dekat dengan penderita, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.

Mencegah penularan tentu dengan menghindari untuk terjadinya semua kontak dengan agen virus penyebab infeksi yang biasanya dibawa oleh droplet liur atau lendir penderita. Penggunaan masker menjadi salah satu metode yang cukup efektif untuk mencegah penularan virus ini.

Mengutip situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masker akan efektif jika dikombinasikan dengan rutinitas mencuci tangan. Cuci tangan sesering mungkin sebelum makan atau setelah makan, setelah selesai beraktivitas dengan menggunakan air mengalir dan sabun selama 30 detik ataupun menggunakan cairan pembersih selama 20 detik dianggap sudah mampu mengeradikasi agen virus ini.

Penggunaan masker yang benar menjadi edukasi yang harus diberikan pada seluruh lapisan masyarakat. Tahapannya dimulai dari cuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan masker, tutupi mulut dan hidung dengan masker, serta pastikan tak ada celah antara wajah dan masker.

Lalu, jangan menyentuh masker saat menggunakannya. Jika Anda tak sengaja menyentuh masker, kembali bersihkan tangan dengan mencucinya karena mungkin bagian luar sudah terkontaminasi. Ganti masker dengan yang baru setelah lembap, gunakan masker untuk sekali pakai, saat melepas masker jangan pernah menyentuh bagian depan. Sentuhlah bagian belakang atau dalam masker. Setelah dilepas, segera buang di tempat sampah. Cuci tangan dengan air dan sabun berbasis alkohol untuk mencegah terjadinya kontaminasi virus yang tidak disadari.

Manajemen Hidup Sehat

Sebenarnya, Indonesia memiliki banyak keunggulan yang mungkin tidak dimiliki oleh banyak negara lain. Iklim tropisnya, saat ini kita sudah mulai masuk musim panas dengan rerata suhu di atas 26°C dengan humidifikasi yang rendah, menjadi keuntungan yang bisa diharapkan menurunkan tingkat virulensi Covid-19, sehingga mandi matahari selama 15—30 menit bisa juga menjadi rekomendasi pencegahan dan penguatan pencegahan.

Indonesia juga kaya dengan sumber herbal, seperti berbagai jenis rimpang yang sering dikonsumsi masyarakat ataupun berbagai herbal sumber antioksidan lain, ternyata juga menguatkan imun tubuh untuk melawan virulensi virus ini. Selain itu, berbagai manajemen hidup sehat yang dimulai dari asupan gizi seimbang, dengan keberagaman, kuantitas, dan kualitas yang cukup, diikuti dengan pola hidup bersih dan sehat termasuk penggunaan masker yang tepat dikombinasi dengan cuci tangan yang benar.

Kemudian, lakukan juga aktivitas fisik teratur termasuk olahraga dan manajemen stres, termasuk tidur yang cukup. Semua itu dapat kita harapkan pada akhirnya menjadi poin-poin penguat seluruh lapisan masyarakat di Indonesia untuk berkembangnya kasus Covid-19. Saya berharap agar regimen terapi obat pilihan dan vaksin Covid-19 dapat segera ditemukan sehingga semua pembatasan lintas negara yang sedang terjadi sekarang dapat segera diakhiri. Salam damai. Tabik pun.

 Dalam hal ini, Desa Wangluwetan melaui intruksi dari Pemnerintah Kecamatan menghimbau agar warga desa yang akan datang dan pergi dari desa untuk segera melaporkan diri di POSKO DESA terlebih untuk yang datang agar segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau Polindes supaya diketahui keadaan tubuhnya atau tingkat kesehatannya.